Asta BBWS Bongkar Fakta, Proyek HIPPA Mambulu Barat Tidak Sesuai Juknis

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang,lenterapost.id – Dugaan penyimpangan proyek saluran irigasi tahun anggaran 2025 di Dusun Tlagah, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, akhirnya mendapat tanggapan tegas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Asta Madura.

Tenaga Ahli BBWS Asta Area Madura, Hasan, memastikan bahwa pihak pelaksana telah mengakui adanya kesalahan dalam pekerjaan saluran irigasi yang dikerjakan melalui Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dengan anggaran Rp195 juta tersebut. Ia menegaskan bahwa kesalahan itu tidak bisa dianggap remeh, dan harus segera diperbaiki sesuai aturan.

“Pelaksana akan melakukan perbaikan, sudah membuat pernyataan akan memperbaiki, dan akan dilakukan pembongkaran, nanti hasilnya akan kita pantau langsung, kalau pun tetap salah, akan kita sampaikan biar dilakukan perbaikan lagi,” tegas Hasan saat dikonfirmasi. Minggu (24/08)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan lugas Hasan itu secara tidak langsung menjadi bukti nyata bahwa pekerjaan proyek irigasi ini memang bermasalah sejak awal, fakta bahwa pelaksana harus membuat pernyataan tertulis untuk memperbaiki bahkan sampai pada opsi pembongkaran, menunjukkan kualitas pekerjaan jauh dari juknis P3-TGAI 2025 yang seharusnya menjadi acuan.

BBWS Asta Madura juga menegaskan akan mengawal pekerjaan ini secara ketat, menurut Hasan, pengawasan langsung di lapangan akan dilakukan, dan jika ditemukan pelanggaran spesifikasi kembali, pembongkaran ulang adalah konsekuensi yang tidak bisa dihindari.

Sikap tegas ini memunculkan pertanyaan serius: bagaimana mungkin proyek dengan nilai hampir Rp200 juta dikerjakan tanpa mematuhi juknis sejak awal? Mengapa pengawasan dari pihak terkait baru bergerak setelah persoalan mencuat ke publik?

Publik menilai, pernyataan Hasan seharusnya menjadi alarm keras bagi pihak HIPPA, proyek yang digadang-gadang untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan sistem irigasi, justru berpotensi gagal fungsi dan merugikan negara.

Jika pembongkaran benar dilakukan, artinya sejak awal proyek ini sudah salah arah, Dan bila penyimpangan itu terbukti disengaja untuk mengurangi volume pekerjaan, kasus ini tidak sekedar soal teknis, tetapi bisa masuk ranah hukum karena menimbulkan kerugian keuangan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembongkaran Irigasi HIPPA Batu Mas Jaya Fiktif? Dugaan Kongkalikong TPM di Sampang Terancam Dilaporkan ke BBWS
Ketua Asosiasi Wartawan Pamekasan Dituding Jadi Algojo Pers, Jawaban KHA Justru Bernada Menantang
Camat Kalianget Diduga Jadi Tameng Kades Bermasalah, Aktivis: Ini Bukan Pembinaan, Tapi Pembiaran!
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:42 WIB

Pembongkaran Irigasi HIPPA Batu Mas Jaya Fiktif? Dugaan Kongkalikong TPM di Sampang Terancam Dilaporkan ke BBWS

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:05 WIB

Asta BBWS Bongkar Fakta, Proyek HIPPA Mambulu Barat Tidak Sesuai Juknis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:57 WIB

Ketua Asosiasi Wartawan Pamekasan Dituding Jadi Algojo Pers, Jawaban KHA Justru Bernada Menantang

Kamis, 31 Juli 2025 - 06:38 WIB

Camat Kalianget Diduga Jadi Tameng Kades Bermasalah, Aktivis: Ini Bukan Pembinaan, Tapi Pembiaran!

Berita Terbaru