“Izin Tak Jelas, Royalti Tak Beres: Konser Valen di Sampang Terancam Dibubarkan”

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG – Rencana konser musik yang akan menghadirkan musisi Valen di Kabupaten Sampang menuai sorotan tajam publik. Acara yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat itu kini berada di pusaran kontroversi serius, menyusul kaburnya status perizinan serta dugaan belum tuntasnya kewajiban pembayaran royalti musik.

Ketua LSM BIN DPD Jawa Timur, Arifin, secara terbuka mempertanyakan kesiapan dan itikad panitia penyelenggara. Ia menilai konser tersebut terkesan dipaksakan tanpa kejelasan legalitas, mulai dari izin keramaian, rekomendasi instansi terkait, hingga kewajiban royalti kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

“Setiap konser berbayar wajib patuh hukum, bukan sekadar urusan panggung dan tiket. Jika izin dan royalti belum beres, itu pelanggaran serius,” tegas Arifin, Sabtu (31/01/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu royalti menjadi sorotan utama setelah beredar informasi bahwa panitia belum secara terbuka menunjukkan bukti pembayaran royalti atas lagu-lagu yang akan dibawakan dalam konser tersebut. Padahal, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta secara tegas mewajibkan setiap pertunjukan musik komersial membayar royalti kepada pencipta lagu melalui LMKN.

Tak hanya soal royalti, legalitas acara juga dipertanyakan. Mulai dari izin lokasi, izin keramaian dari kepolisian, hingga rekomendasi pemerintah daerah belum dipublikasikan secara transparan kepada publik.

Bahkan, berdasarkan informasi internal dari Polres Sampang, perizinan konser tersebut disebut masih dalam proses dan belum final.

“Kami khawatir konser ini tetap dipaksakan meski aspek hukum belum tuntas. Jangan sampai nanti menimbulkan masalah hukum, konflik di lapangan, atau merugikan banyak pihak,” tambah Arifin.

Hingga berita ini diturunkan, panitia penyelenggara konser Valen di Sampang memilih bungkam, meski upaya konfirmasi telah dilakukan. Sikap tertutup ini justru memperkuat kecurigaan publik.

Sementara itu, warga dan aktivis mendesak aparat penegak hukum serta pemerintah daerah tidak kecolongan dan melakukan pengawasan ketat. Mereka meminta konser tidak diberi lampu hijau sebelum seluruh kewajiban hukum dipenuhi.

Kontroversi ini kembali membuka borok lama penyelenggaraan konser musik di daerah, yang kerap lebih mementingkan keuntungan ketimbang kepatuhan terhadap regulasi.

Bersambung…

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Bayi Tewas Mengenaskan Dihentikan, SP3 Polres Bangkalan Digugat di PN
Solar Subsidi Bocor, Polres Sumenep Dinilai Lamban Tetapkan Tersangka
Jejak Digital Berseberangan dengan Rilis Resmi, Penanganan Etik Brigadir Ayu di Polres Sampang Dipertanyakan
Menu MBG Disorot: Wali Murid Sebut “Pakan Ayam”, BGN Didesak Tutup SPPG Nakal
Barang Bukti Diamankan, Terduga Bandar Kabur, Polres Sampang Bungkam Soal Status Perempuan
Sidang Praperadilan Bangkalan: Hakim Nilai Propam Polres Tak Mandiri Tangani Perkara
“Dakwaan Mengguncang Tipikor Surabaya: Proyek Lapen Sampang Diduga Direkayasa Berjamaah”
Rakerda Organisasi Iwo di Batu Kota Malang Jawa Timur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:10 WIB

Kasus Bayi Tewas Mengenaskan Dihentikan, SP3 Polres Bangkalan Digugat di PN

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:18 WIB

Solar Subsidi Bocor, Polres Sumenep Dinilai Lamban Tetapkan Tersangka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:28 WIB

Jejak Digital Berseberangan dengan Rilis Resmi, Penanganan Etik Brigadir Ayu di Polres Sampang Dipertanyakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:22 WIB

“Izin Tak Jelas, Royalti Tak Beres: Konser Valen di Sampang Terancam Dibubarkan”

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:25 WIB

Barang Bukti Diamankan, Terduga Bandar Kabur, Polres Sampang Bungkam Soal Status Perempuan

Berita Terbaru