Janji Tak Naikkan PBB Dipertanyakan, Perda Baru Kab Sampang Justru Tetapkan Tarif Baru

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, lenterapost.id – Pernyataan Bupati Sampang Slamet Junaidi dan sejumlah anggota DPRD yang menyatakan tidak ada kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tahun 2025 ternyata bertolak belakang dengan kebijakan resmi yang sudah disahkan.

Pada rapat bersama eksekutif dan legislatif, anggota DPRD menegaskan dukungan terhadap sikap bupati yang dianggap pro-rakyat karena menahan kenaikan tarif PBB, alasannya, ekonomi masyarakat masih belum stabil.

“Kalau bicara kenaikan pajak, saya tidak merekomendasikan, biarlah tetap dengan angka yang sekarang,” ujar salah seorang anggota DPRD, Jumat (22/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, fakta di lapangan berkata lain, pada 7 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Sampang bersama DPRD telah menyetujui dan mengesahkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Dalam Perda itu ditegaskan, tarif PBB-P2 ditetapkan sebesar 0,1 persen per tahun, sementara untuk lahan produksi pangan dan ternak sebesar 0,09 persen, aturan ini bersifat mengikat setelah diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2025 Nomor 3.

Ucapan politik: Bupati dan DPRD menyampaikan tidak ada kenaikan PBB demi meringankan beban masyarakat.

Produk hukum: Perda yang ditandatangani bersama justru menetapkan tarif baru PBB.

Kondisi ini menimbulkan kebingungan publik, warga mempertanyakan apakah janji tidak ada kenaikan pajak hanya sekedar retorika politik, atau ada salah tafsir dalam implementasi Perda tersebut.

Beberapa pengamat menilai, jika tidak ada klarifikasi resmi, masyarakat bisa merasa “ditipu” karena percaya pada pernyataan pejabat, sementara pada kenyataannya aturan hukum berbeda.

“Perda adalah produk hukum tertinggi di daerah, kalau sudah diundangkan, itu yang berlaku. Jadi, pernyataan politik yang berbeda hanya akan membingungkan rakyat,” ujar Sugito salah satu pemerhati kebijakan publik di Sampang.

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci dari Pemkab maupun DPRD mengenai perbedaan tersebut, publik menunggu kejelasan apakah tarif baru PBB benar-benar akan diberlakukan, atau ada kebijakan khusus yang meringankan masyarakat.

Yang jelas, dengan adanya Perda baru, secara hukum PBB di Sampang tetap mengalami penetapan tarif baru meski secara politik disebut tidak ada kenaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Bayi Tewas Mengenaskan Dihentikan, SP3 Polres Bangkalan Digugat di PN
Solar Subsidi Bocor, Polres Sumenep Dinilai Lamban Tetapkan Tersangka
Jejak Digital Berseberangan dengan Rilis Resmi, Penanganan Etik Brigadir Ayu di Polres Sampang Dipertanyakan
“Izin Tak Jelas, Royalti Tak Beres: Konser Valen di Sampang Terancam Dibubarkan”
Menu MBG Disorot: Wali Murid Sebut “Pakan Ayam”, BGN Didesak Tutup SPPG Nakal
Barang Bukti Diamankan, Terduga Bandar Kabur, Polres Sampang Bungkam Soal Status Perempuan
Sidang Praperadilan Bangkalan: Hakim Nilai Propam Polres Tak Mandiri Tangani Perkara
“Dakwaan Mengguncang Tipikor Surabaya: Proyek Lapen Sampang Diduga Direkayasa Berjamaah”
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:10 WIB

Kasus Bayi Tewas Mengenaskan Dihentikan, SP3 Polres Bangkalan Digugat di PN

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:18 WIB

Solar Subsidi Bocor, Polres Sumenep Dinilai Lamban Tetapkan Tersangka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:28 WIB

Jejak Digital Berseberangan dengan Rilis Resmi, Penanganan Etik Brigadir Ayu di Polres Sampang Dipertanyakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:22 WIB

“Izin Tak Jelas, Royalti Tak Beres: Konser Valen di Sampang Terancam Dibubarkan”

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:25 WIB

Barang Bukti Diamankan, Terduga Bandar Kabur, Polres Sampang Bungkam Soal Status Perempuan

Berita Terbaru