Kasus Korupsi Proyek Lapen Sampang Rp12 Miliar, Lasbandra Desak Polda Jatim Tindak Lanjut Serius

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rifa'i dan Kawan kawan

i

Foto: Rifa'i dan Kawan kawan

Sampang, lenterapost.id – Ketua LSM Lasbandra, Achmad Rifai, meminta Kepolisian Daerah Jawa Timur agar menunjukkan keseriusan dalam mengusut tuntas dugaan korupsi proyek lapis penetrasi (lapen) di Kabupaten Sampang senilai Rp12 miliar, ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga semua pihak yang terlibat diproses secara terbuka.

“Jika dalam satu tahun tidak ada perkembangan berarti, saya akan mengambil langkah lanjutan, termasuk melapor ke Divisi Propam dan menggelar aksi lanjutan,” kata Rifai saat dikonfirmasi, Senin, 7 Juli 2025.

Menurut Rifai, sejauh ini penyidik Polda Jatim telah melakukan sejumlah langkah awal, termasuk pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi yang disebut berasal dari kalangan dinas, pihak rekanan, serta pelaksana teknis, pemeriksaan dilakukan pada 20 dan 23 Juni lalu di Polres Sampang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara prosedural saya melihat penanganannya sudah berjalan, tapi publik tentu berharap kasus ini tidak berhenti pada satu nama,” ujarnya.

Ia menyebut, penanganan dugaan korupsi proyek lapen yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahap II tahun 2020 itu harus dilakukan secara menyeluruh. Proyek senilai Rp12 miliar tersebut merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Polda Jatim telah menetapkan satu orang tersangka berinisial HM. Penetapan itu dikonfirmasi melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) nomor B/67/SP2HP/II/RES.3.3/2025/Ditreskrimsus, yang diterima langsung oleh LSM Lasbandra.

Menanggapi kabar yang menyebut perkara ini telah selesai secara diam-diam, Rifai membantah keras dan memastikan bahwa laporan tersebut masih dalam pengawasan pihaknya.

“Kalau ada yang bilang kasus ini sudah selesai, silakan, tapi kami tetap memegang komitmen untuk mengawalnya hingga tuntas,” ucap Rifai.

Lasbandra menyatakan tidak akan berhenti pada proses administratif semata, menurut Rifai, penegakan hukum terhadap dugaan korupsi dana lapen harus menjadi pintu masuk untuk membongkar pola pengelolaan anggaran infrastruktur di Sampang yang selama ini luput dari pengawasan publik.

“Kami akan terus mendorong agar semuanya terang-benderang, kalau dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Bayi Tewas Mengenaskan Dihentikan, SP3 Polres Bangkalan Digugat di PN
Solar Subsidi Bocor, Polres Sumenep Dinilai Lamban Tetapkan Tersangka
Jejak Digital Berseberangan dengan Rilis Resmi, Penanganan Etik Brigadir Ayu di Polres Sampang Dipertanyakan
“Izin Tak Jelas, Royalti Tak Beres: Konser Valen di Sampang Terancam Dibubarkan”
Menu MBG Disorot: Wali Murid Sebut “Pakan Ayam”, BGN Didesak Tutup SPPG Nakal
Barang Bukti Diamankan, Terduga Bandar Kabur, Polres Sampang Bungkam Soal Status Perempuan
Sidang Praperadilan Bangkalan: Hakim Nilai Propam Polres Tak Mandiri Tangani Perkara
“Dakwaan Mengguncang Tipikor Surabaya: Proyek Lapen Sampang Diduga Direkayasa Berjamaah”
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:10 WIB

Kasus Bayi Tewas Mengenaskan Dihentikan, SP3 Polres Bangkalan Digugat di PN

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:18 WIB

Solar Subsidi Bocor, Polres Sumenep Dinilai Lamban Tetapkan Tersangka

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:28 WIB

Jejak Digital Berseberangan dengan Rilis Resmi, Penanganan Etik Brigadir Ayu di Polres Sampang Dipertanyakan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:22 WIB

“Izin Tak Jelas, Royalti Tak Beres: Konser Valen di Sampang Terancam Dibubarkan”

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:25 WIB

Barang Bukti Diamankan, Terduga Bandar Kabur, Polres Sampang Bungkam Soal Status Perempuan

Berita Terbaru