Pembongkaran Irigasi HIPPA Batu Mas Jaya Fiktif? Dugaan Kongkalikong TPM di Sampang Terancam Dilaporkan ke BBWS

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, lenterapost.id – Proyek saluran irigasi senilai Rp195 juta di Dusun Tlagah, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, kembali disorot.

Hingga kini, pekerjaan yang dilaksanakan melalui HIPPA Batu Mas Jaya Dusun Tlagah tidak kunjung dibongkar, meski Tim Pendamping Masyarakat (TPM) sudah menyatakan akan dilakukan perbaikan.

Dari pantauan ketinggian bangunan tetap sama dan pondasipun tidak ada, kondisi ini memperkuat dugaan adanya kongkalikong antara TPM dan pihak pelaksana untuk menutupi kesalahan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau terkait pembongkaran kita sudah lakukan mulai dari sore kemaren di titik paling akhir, kemarin memang masih sedikit, baru sepuluh meter, selanjutnya semua akan dibongkar, tidak boleh tidak,” kata Bayu, TPM. Selasa (26/08)

Namun, pernyataan itu belum sejalan dengan kenyataan di lapangan, fakta menunjukkan hampir seluruh pekerjaan masih utuh, malah pekerjaan terus dilanjutkan seperti biasa, tidak memenuhi juknis, sehingga publik meragukan komitmen perbaikan yang dijanjikan.

Sebelumnya, Tenaga Ahli BBWS Asta Madura, Hasan, telah menegaskan bahwa pelaksana mengakui adanya kesalahan fatal dalam pekerjaan tersebut dan berkomitmen melakukan pembongkaran total.

Hasan bahkan memastikan, jika setelah pembongkaran hasilnya tetap salah, maka pekerjaan wajib diperbaiki ulang.

Namun karena pembongkaran tidak kunjung dilakukan, masyarakat menilai persoalan ini tidak bisa lagi dianggap sepele. Jika kondisi tersebut tetap berlanjut, masalah ini akan segera dibawa ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Jawa Timur sebagai langkah lanjutan.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan sejak awal, bagaimana proyek bernilai hampir Rp200 juta bisa dijalankan tanpa pondasi dan dengan kualitas di bawah standar? Jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam mengurangi volume pekerjaan, hal ini tidak hanya soal teknis, tetapi dapat masuk ranah hukum karena berpotensi merugikan keuangan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asta BBWS Bongkar Fakta, Proyek HIPPA Mambulu Barat Tidak Sesuai Juknis
Ketua Asosiasi Wartawan Pamekasan Dituding Jadi Algojo Pers, Jawaban KHA Justru Bernada Menantang
Camat Kalianget Diduga Jadi Tameng Kades Bermasalah, Aktivis: Ini Bukan Pembinaan, Tapi Pembiaran!
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 06:42 WIB

Pembongkaran Irigasi HIPPA Batu Mas Jaya Fiktif? Dugaan Kongkalikong TPM di Sampang Terancam Dilaporkan ke BBWS

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:05 WIB

Asta BBWS Bongkar Fakta, Proyek HIPPA Mambulu Barat Tidak Sesuai Juknis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:57 WIB

Ketua Asosiasi Wartawan Pamekasan Dituding Jadi Algojo Pers, Jawaban KHA Justru Bernada Menantang

Kamis, 31 Juli 2025 - 06:38 WIB

Camat Kalianget Diduga Jadi Tameng Kades Bermasalah, Aktivis: Ini Bukan Pembinaan, Tapi Pembiaran!

Berita Terbaru