CV Endah Jaya Klarifikasi Bau Limbah, dan siap menampung keluhan warga

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG ( LENTERAPOST.ID )  Setelah sempat menjadi sorotan warga sekitar akibat aroma kurang sedap yang berasal dari kawasan usahanya, CV Endah Jaya akhirnya angkat bicara. SELASA 05/05/2026 terungkap bahwa akar persoalan bukanlah pada pembuangan limbah cair, melainkan penumpukan limbah padat yang melebihi jadwal pengambilan rutin oleh pihak pengepul.Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya yang mengaburkan sejumlah fakta di lapangan. Kehadiran DLH kemarin menindaklanjuti pemberitaan dan pengecekan lokasi disitu ada hal yang perlu dibenahi

Khafid, pemilik CV Endah Jaya, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan santun kepada masyarakat sekitar. Ia menjelaskan dengan lugas bahwa bau tidak sedap muncul akibat limbah padat yang biasanya diangkut setiap hari oleh pengepul, namun untuk sementara waktu mengalami penundaan hingga berhari-hari.

“Biasanya diambil tiap hari, Mas. Tapi kemarin kok berhari-hari tidak diambil. Sebagai bentuk tanggung jawab, saya telah memberikan teguran keras kepada pengepul. Ke depan akan saya arahkan secara ketat agar proses pengangkutan berjalan disiplin dan tidak lagi menimbulkan bau,” ujar Khafid dalam pertemuan yang berlangsung kondusif tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Khafid mengakui bahwa dirinya sebelumnya tidak sepenuhnya memahami dampak teknis dari keterlambatan penjadwalan tersebut. Ia bersyukur bahwa DLH hadir tidak hanya untuk mengawasi, tetapi juga memberikan pemahaman dan arahan teknis terkait pengelolaan limbah yang lebih sesuai prosedur.

“Karena ketidaktahuan saya dengan adanya persoalan ini, ke depan akan saya perbaiki. Saya sudah mendapatkan panduan dari DLH, dan itu akan saya jalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Dinas Lingkungan Hidup (LH) dalam kunjungannya mengonfirmasikan Kehadiran aparatur dinas lebih diarahkan pada upaya klarifikasi, mediasi, serta pendampingan teknis guna memastikan aktivitas usaha tidak lagi mengganggu kenyamanan warga sekitar.

CV Endah Jaya pun menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti seluruh rekomendasi yang diberikan, termasuk perbaikan sistem penjadwalan pengangkutan limbah padat dan evaluasi terhadap pengelolaan air limbah agar senantiasa sesuai standar lingkungan.

Ketua RT 05: “Kami Berterima Kasih, Semua Sudah Diluruskan”

Suwito, selaku Ketua RT 005 setempat, secara terbuka membenarkan bahwa kehadiran DLH justru membantu meluruskan polemik yang sempat meresahkan warga. Ia mengapresiasi langkah cepat dari semua pihak yang terlibat.

“Dengan adanya pemberitaan kemarin, saya justru berterima kasih karena persoalan-persoalan terkait aduan warga akhirnya bisa diluruskan. Kami sudah dikumpulkan dalam mediasi, dan pemilik CV Endah Jaya dengan terbuka menyatakan siap memperbaiki serta akan mendapat panduan langsung dari dinas,” ungkap Suwito.

Menurutnya, warga terdampak yang sebelumnya merasa resah kini mulai menarik napas lega. Aspirasi mereka, yang disampaikan secara bergantian dalam mediasi, diterima dengan baik oleh pihak perusahaan.

Mediasi Berbuah Harapan: Warga Puas, Usaha Berbenah

Sejak pemberitaan pertama muncul, proses mediasi telah berjalan secara aktif. Warga yang selama ini terdampak dikumpulkan, didengarkan keluh kesahnya, dan diberikan ruang untuk menyuarakan harapan secara langsung kepada pemilik usaha.

“Harapan warga sudah tersampaikan dan sudah diterima dengan baik oleh CV Endah Jaya. Kami melihat itikad baik yang nyata, bukan sekadar janji,” tambah MARZUKY menutup keterangannya.

CV Endah Jaya pun berkomitmen untuk secara konsisten memperbaiki apa yang menjadi pokok keluhan warga, serta akan melaporkan perkembangan penanganannya secara berkala kepada DLH dan perwakilan masyarakat.

Redaksi//

Lenterpost.id 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
PRESTASI TINGKAT NASIONAL: KOTA BITUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA PENGENDALIAN INFLASI SE-INDONESIA, BUKTI KINERJA UNGGUL PEMERINTAH DAERAH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:15 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:08 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:15 WIB

“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .

Berita Terbaru