Hari Terakhir TMMD, Mushola Wonosari Dapat Bonus: Kamar Mandi Baru yang Kinclong

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebersamaan prajurit TNI dan warga kembali terlihat di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Fasilitas kamar mandi (MCK) di mushola yang sebelumnya rusak kini selesai direhabilitasi dan dibersihkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan.Kegiatan pembersihan dan finishing dilakukan Selasa (10/3/2026). Dua prajurit tampak bekerja membersihkan area mushola, satu menyapu lantai sementara rekannya mengguyur air untuk membersihkan halaman depan yang baru direhab.

Anggota Satgas TMMD, Kopda Zainul, mengatakan rehabilitasi ini merupakan bagian dari komitmen TNI mendukung sarana ibadah dan kebersihan lingkungan masyarakat. “Kami ingin fasilitas ini nyaman digunakan warga untuk beribadah,” ujarnya.

Pemerintah desa dan tokoh masyarakat menyambut baik hasil pembangunan tersebut. MCK yang lebih bersih dan layak diharapkan meningkatkan kenyamanan jamaah, terutama di bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan dijadwalkan berakhir pada 11 Maret 2026, dengan berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Wonosari.

Redaksi//

Lenterapoat.id 

0819//Pasuruan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 
Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:15 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:15 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:08 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:48 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru