MENUNTUT MENTERI PERHUBUNGAN MEMBUKA DUGAAN KERJA SAMA ASDP TERNATE–ASDP BITUNG

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung Sulut – Media Lenterapost. Menuntut Menteri Perhubungan Republik Indonesia untuk segera membuka dan mengaudit secara menyeluruh dugaan kerja sama antara ASDP Ternate dan ASDP Bitung dalam meloloskan pengangkutan bahan kimia berbahaya jenis Sianida (CN) melalui kapal penumpang KMP Ferry Portlink 8.

Ditegaskan, jika Sianida dapat berangkat dari Pelabuhan Ternate dan tiba di Bitung tanpa pencegahan, maka tidak mungkin hal tersebut hanya akibat kelalaian satu pihak. Kondisi ini patut diduga melibatkan mata rantai pengawasan di dua pelabuhan, baik pada titik keberangkatan maupun titik kedatangan.

Diduga kuat terdapat pembiaran terkoordinasi antara ASDP Ternate sebagai pintu keluar dan ASDP Bitung sebagai pintu masuk, sehingga muatan B3 mematikan tersebut lolos dari verifikasi muatan, pengamanan, dan prosedur keselamatan pelayaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila dugaan ini terbukti, maka ASDP Ternate dan ASDP Bitung tidak hanya gagal menjalankan fungsi pengawasan, tetapi diduga bekerja sama—secara aktif maupun pasif—dalam meloloskan bahan kimia berbahaya, sebuah perbuatan yang mengancam keselamatan publik dan melanggar hukum nasional.

Oleh karena itu, Menteri Perhubungan tidak boleh bersikap normatif.
Audit internal tidak cukup. Harus dilakukan audit independen, pembekuan sementara pejabat terkait, serta pengumuman hasil pemeriksaan kepada publik.

Jika kewenangan ini tidak dijalankan secara tegas, maka publik berhak menilai bahwa pembiaran adalah bagian dari kejahatan itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
PRESTASI TINGKAT NASIONAL: KOTA BITUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA PENGENDALIAN INFLASI SE-INDONESIA, BUKTI KINERJA UNGGUL PEMERINTAH DAERAH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:15 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:08 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:15 WIB

“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .

Berita Terbaru