Sampang, LenteraPost.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang memusnahkan sejumlah barang bukti dari perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.
Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Kejari Sampang, Kamis (17/07/2025), dengan pengawasan ketat dan disaksikan oleh berbagai unsur pimpinan daerah.
Pemusnahan dilakukan terhadap berbagai jenis barang bukti, mulai dari narkotika, senjata tajam, barang elektronik hasil tindak pidana, dokumen, hingga rokok ilegal, tiap jenis barang dimusnahkan dengan metode yang berbeda, sesuai prosedur keamanan dan hukum yang berlaku, seperti dibakar, dihancurkan, hingga dilindas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Sampang, Kapolres Sampang, Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Dandim, Ketua DPRD Kabupaten Sampang, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal lainnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadillah Helmi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari penegakan hukum yang tegas dan akuntabel.
“Pemusnahan ini adalah bagian penting dari proses hukum dan komitmen kami dalam menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Fadillah Helmi kepada awak media.
Ia juga menyebut narkotika masih menjadi perhatian utama di Sampang, mengingat tingginya angka penyalahgunaan.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kesadaran kolektif adalah kunci untuk memutus mata rantai peredaran,” tegasnya.
Pemusnahan barang bukti ini dilakukan secara terbuka dan diawasi langsung oleh petugas Kejari. Kehadiran para saksi dari unsur penegak hukum, pemerintah daerah, dan lembaga terkait menjadi bagian dari komitmen transparansi yang diusung oleh Kejari Sampang.
Fadillah Helmi menambahkan bahwa langkah ini bukan hanya untuk memastikan barang bukti tidak disalahgunakan, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa proses hukum berjalan sesuai koridor yang berlaku.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat dan menjamin bahwa hukum ditegakkan secara adil dan konsisten,” imbuhnya.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, Kejari Sampang berharap kesadaran akan pentingnya hukum semakin tumbuh, khususnya dalam menghadapi persoalan serius seperti narkotika.













