Tersangka Baru Muncul! Kasus Lapen Sampang Diduga Libatkan Aktor Penting

- Penulis

Jumat, 25 Juli 2025 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, Jawa Timur, lenterapost.id – Publik kembali diguncang! Kasus dugaan korupsi proyek lapis penetrasi (lapen) di Kabupaten Sampang memasuki babak baru yang mengejutkan: tersangka baru kembali ditetapkan oleh penyidik Unit Tipikor Polda Jawa Timur, jumlahnya disebut lebih dari dua orang.

Hal ini diungkap langsung oleh Ketua LSM Lasbandra, Achmad Rifai, yang selama ini konsisten mengawal kasus tersebut sejak awal dilaporkan tahun 2022.

“Kami menerima informasi valid bahwa ada penetapan tersangka baru bulan ini. Lebih dari dua orang. Tapi belum kami pegang surat resminya dari Polda,” ungkap Rifai, Jumat (25/07/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski identitas para tersangka baru belum diumumkan resmi, kabar ini langsung memicu spekulasi publik. Apakah tersangka tambahan berasal dari lingkaran birokrat, kontraktor, atau bahkan anggota legislatif yang sempat menyatakan proyek ini ‘tak bermasalah’?

Rifai menyentil kemungkinan adanya upaya perlindungan terhadap aktor-aktor tertentu yang diduga turut menikmati aliran dana proyek tersebut.

“Jangan sampai hanya bawahan yang dikorbankan. Lasbandra akan kawal agar siapapun yang terlibat baik di balik meja anggaran maupun di lapangan harus diseret ke proses hukum,” tegasnya.

Diketahui, proyek lapen di sejumlah titik di Sampang sempat dipertanyakan sejak awal, namun dalam audiensi DPRD pada 2023, para anggota dewan berdalih proyek tidak bermasalah karena disebut sesuai dengan Surat Edaran Kemendagri.

Namun investigasi lapangan oleh Lasbandra menemukan indikasi kuat bahwa proyek hanya “disulap selesai” secara administratif, padahal dugaan markup dan manipulasi dokumen tetap menganga.

“Proyek kelihatan rapi, tapi uang rakyat bisa saja dikorupsi secara licik. Kami desak Polda terbuka soal siapa saja nama tersangka baru itu,” ujar Rifai.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sampang terkesan bungkam dan menghindar dari tanggung jawab.

“Kami belum menerima informasi resmi,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi.

Masyarakat kini menunggu dengan penuh tanda tanya: Siapa tersangka baru dalam kasus lapen Sampang? Apakah ada nama beken di balik proyek?

Lasbandra menyatakan tidak akan berhenti hingga semua yang terlibat—dari perencana, pelaksana, hingga pembuat regulasi semu dibuka ke publik dan dihukum setimpal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayang-Bayang “Nofi” di Balik Sidang Korupsi PEN Sampang, Dugaan Pengkondisian BAP Menguat
“Demi Target, Abaikan Kesehatan? Susu MBG Diduga Berulat Tetap Disalurkan ke Siswa”
KASUS ROKOK ILEGAL JUMBO,POLRS SAMPANG LIMPAHKAN-PUBLIK CURIGA ADA YANG TAK DI USUT
SKANDAL BESAR PAPUA BARAT! TAMBANG ILEGAL MERAJALELA — DIDUGA ADA KEKUATAN BESAR DI BELAKANG!
“Silaturahmi Berujung Kekerasan, Wartawan Jadi Korban Arogansi Oknum Kiai”
KJJT Sampang Dukung Penuh Penunjukan Nor Arif Prasetyo Sebagai Plt Ketua Umum
“Komitmen Tanpa Celah, Rutan Sampang Perketat Pengawasan Lewat Razia dan Tes Urin Massal”
“Plt Kepala Disdukcapil Rangkap Jabatan, Pegawai Tidur di Jam Kerja Saat Rakyat Mengantri”
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:11 WIB

Bayang-Bayang “Nofi” di Balik Sidang Korupsi PEN Sampang, Dugaan Pengkondisian BAP Menguat

Jumat, 17 April 2026 - 00:46 WIB

“Demi Target, Abaikan Kesehatan? Susu MBG Diduga Berulat Tetap Disalurkan ke Siswa”

Kamis, 16 April 2026 - 09:37 WIB

SKANDAL BESAR PAPUA BARAT! TAMBANG ILEGAL MERAJALELA — DIDUGA ADA KEKUATAN BESAR DI BELAKANG!

Senin, 13 April 2026 - 08:50 WIB

“Silaturahmi Berujung Kekerasan, Wartawan Jadi Korban Arogansi Oknum Kiai”

Rabu, 8 April 2026 - 06:46 WIB

KJJT Sampang Dukung Penuh Penunjukan Nor Arif Prasetyo Sebagai Plt Ketua Umum

Berita Terbaru