Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang ( Lenterapost.id )  Perhutani KPH Jombang menyatakan kesiapan menyediakan lahan seluas 40 hektar di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, untuk pengembangan komoditas cabe jawa sebagai bagian dari program hilirisasi ekspor nasional. Lahan tersebut akan dikelola bersama PT Aisyah Cahaya Nusantara sebagai offtaker utama, dengan dukungan pemberdayaan masyarakat oleh Ormas Formasy Praja Nusantara (FPN).Dalam forum FGD Akselerasi Hilirisasi Komoditas Ekspor Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Enny Handhayany Y.S. (Administratur Perhutani KPH Jombang) menegaskan komitmen Perhutani untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus pembangunan ekonomi nasional melalui pemanfaatan lahan tidak produktif menjadi produktif.

Sebagai mitra strategis, PT Aisyah Cahaya Nusantara tampil sebagai pionir dengan pengalaman panjang dalam hulu-hilirisasi komoditas ekspor. Direktur Utama Achmad Dahlan A.M. memaparkan bahwa buyer existing perusahaan membutuhkan hingga 9.000 ton cabe jawa per tahun. Perusahaan ini telah menjalankan praktik hilirisasi sejak 2019, dari 2,5 hektar hingga kini mencapai 2.000 hektar, serta memiliki riset teknologi farm yang siap diduplikasi ke seluruh wilayah Indonesia.

Dukungan masyarakat akan diperkuat oleh Ormas Formasy Praja Nusantara (FPN) di bawah kepemimpinan Dodik Purwoko, SP. (Ketua Umum FPN). FPN menegaskan komitmen untuk mendampingi petani dan warga sekitar dalam proses pemberdayaan, sekaligus memastikan program hilirisasi berjalan dengan semangat Bela Negara. “Kami siap menduplikasi program ini ke berbagai wilayah lain, agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” tegas Dodik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi antara Perhutani, PT Aisyah Cahaya Nusantara, dan Ormas FPN diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekspor berkelanjutan, menyerap tenaga kerja, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan ekonomi masyarakat Jombang secara akuntabel dan administratif.

Acara FGD ini ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama akselerasi ekspor, melalui dokumen PKS (Perjanjian Kerja Sama) dan MOA (Memorandum of Agreement), sebagai landasan sinergi lintas sektor untuk mempercepat ekspor komoditas unggulan Indonesia.

Redaksi//

Lenterapost.id 

(red.Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gudang BBM di Sagrat Bitung Tak Tersentuh, Publik Bertanya: Himbauan Presiden Hanya Gertakan?
Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial UY (27), warga Kecamatan Grati,
Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah
SKANDAL BESAR PAPUA BARAT! TAMBANG ILEGAL MERAJALELA — DIDUGA ADA KEKUATAN BESAR DI BELAKANG!
Dua unit Tangki SKL ketangkap polres Gresik ,lingkaran mafia pemainya saling lempar tidak mengakui.  
SKANDAL BESAR BBM SUBSIDI DI BITUNG! Gudang Misterius Diduga Jadi Sarang Mafia Solar – Inisial R.I Ngaku Cuma “Penjaga”, Bos Besar Diduga Kebal Hukum! Aparat Diam?
Semangat berlatih dan dedikasi tinggi para pemuda dalam dunia sepak bola terus ditunjukkan oleh SSB Bima
Istighotsah Rutin Malam Minggu Wage di Ponpes An-Nurul Qodiri,
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:01 WIB

Gudang BBM di Sagrat Bitung Tak Tersentuh, Publik Bertanya: Himbauan Presiden Hanya Gertakan?

Sabtu, 18 April 2026 - 05:42 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial UY (27), warga Kecamatan Grati,

Jumat, 17 April 2026 - 15:14 WIB

Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah

Kamis, 16 April 2026 - 11:33 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 09:37 WIB

SKANDAL BESAR PAPUA BARAT! TAMBANG ILEGAL MERAJALELA — DIDUGA ADA KEKUATAN BESAR DI BELAKANG!

Berita Terbaru