Mafia Solar Menggila di Bitung! Gudang Ilegal Diduga Dilindungi Oknum, Mabes Polri Diminta Turun Tangan — Polres Bitung Disorot Keras!

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 04:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, 19 April 2026 — Dugaan praktik mafia BBM solar subsidi di Kota Bitung kini memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan. Sebuah gudang di Kelurahan Sagrat Weru Dua, Kecamatan Matuari, disebut menjadi pusat penimbunan solar subsidi ilegal yang beroperasi nyaris tanpa hambatan.

Fakta di lapangan menunjukkan aktivitas ini berlangsung terang-terangan. Truk tangki keluar masuk lokasi dengan leluasa, memicu pertanyaan besar: apakah hukum benar-benar masih berlaku, atau justru sudah “lumpuh” di hadapan jaringan mafia?

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa gudang tersebut diduga dikendalikan oleh seorang berinisial RI (Enal). Solar subsidi yang seharusnya untuk rakyat kecil diduga dikumpulkan dan disalurkan ke luar daerah, termasuk ke Gorontalo, untuk dijual dengan harga industri demi keuntungan besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bukan lagi sekadar pelanggaran—ini adalah dugaan kejahatan terorganisir yang merampas hak rakyat dan merugikan negara secara sistematis.

Yang paling mengejutkan, beredar dugaan kuat adanya “bekingan” dari oknum aparat. Nama institusi Polres Bitung ikut disebut dalam pusaran isu ini. Jika benar, maka ini adalah pukulan telak bagi integritas penegakan hukum.

Publik kini mempertanyakan:
mengapa praktik ini seolah dibiarkan?
mengapa tidak ada tindakan tegas?
siapa yang sebenarnya bermain di balik layar?

Desakan pun memuncak. Tidak hanya kepada Polres Bitung, tetapi juga kepada Polda Sulawesi Utara hingga Mabes Polri agar segera turun tangan.

Langkah tegas yang dituntut:

Penggerebekan dan penyegelan gudang secara segera

Penelusuran aliran distribusi BBM subsidi ilegal

Pemeriksaan terhadap pemilik, sopir, hingga jaringan pelaku

Pengusutan dugaan keterlibatan oknum aparat tanpa pandang bulu

Pengambilalihan kasus oleh Polda atau Mabes Polri untuk menjamin objektivitas

Jika aparat di tingkat lokal tidak mampu atau tidak berani bertindak, maka sudah saatnya institusi di atasnya turun langsung.

Kasus ini telah menjadi simbol kegagalan pengawasan jika dibiarkan. Negara dirugikan, rakyat kecil kehilangan haknya, sementara mafia diduga berpesta di atas subsidi.

Mata publik kini tertuju pada langkah aparat:
bertindak tegas, atau terus membiarkan praktik ini hidup subur?

Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat, kepercayaan masyarakat terhadap hukum akan semakin runtuh.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gudang BBM di Sagrat Bitung Tak Tersentuh, Publik Bertanya: Himbauan Presiden Hanya Gertakan?
Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial UY (27), warga Kecamatan Grati,
Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah
Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa
SKANDAL BESAR PAPUA BARAT! TAMBANG ILEGAL MERAJALELA — DIDUGA ADA KEKUATAN BESAR DI BELAKANG!
Dua unit Tangki SKL ketangkap polres Gresik ,lingkaran mafia pemainya saling lempar tidak mengakui.  
SKANDAL BESAR BBM SUBSIDI DI BITUNG! Gudang Misterius Diduga Jadi Sarang Mafia Solar – Inisial R.I Ngaku Cuma “Penjaga”, Bos Besar Diduga Kebal Hukum! Aparat Diam?
Semangat berlatih dan dedikasi tinggi para pemuda dalam dunia sepak bola terus ditunjukkan oleh SSB Bima
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 04:10 WIB

Mafia Solar Menggila di Bitung! Gudang Ilegal Diduga Dilindungi Oknum, Mabes Polri Diminta Turun Tangan — Polres Bitung Disorot Keras!

Sabtu, 18 April 2026 - 07:01 WIB

Gudang BBM di Sagrat Bitung Tak Tersentuh, Publik Bertanya: Himbauan Presiden Hanya Gertakan?

Sabtu, 18 April 2026 - 05:42 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pria berinisial UY (27), warga Kecamatan Grati,

Jumat, 17 April 2026 - 15:14 WIB

Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah

Kamis, 16 April 2026 - 11:33 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Berita Terbaru