DPC MADAS Pasuruan Raya Gelar Rapat Bulanan Dirangkai Santunan Anak Yatim, Duafa, dan Sholawat Bersama

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN // Lenterapost.id  DPC MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Pasuruan Raya menggelar rapat rutinan bulanan yang dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim, kaum duafa, dan sholawat bersama, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan berlangsung di kediaman Bapak Nur Hasan selaku Divisi Sosial DPC MADAS Pasuruan Raya. Acara dihadiri seluruh jajaran pengurus DPC Pasuruan Raya serta anggota dari berbagai wilayah se-Pasuruan Raya.Rapat bulanan tersebut membahas agenda kerja organisasi, evaluasi program sosial, serta penguatan solidaritas antaranggota. Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa di lingkungan sekitar.

Rangkaian acara semakin khidmat dengan digelarnya sholawat bersama yang dikomandoi oleh majelis hadrah setempat. Lantunan sholawat menggema, menambah suasana religius dan kekeluargaan di tengah seluruh anggota dan warga yang hadir.Ketua DPC MADAS Pasuruan Raya, Bapak Ainul Yakin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan sosial menjadi program utama organisasi. Menurutnya, MADAS hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rapat rutin ini penting untuk menjaga kekompakan. Tapi yang lebih utama, MADAS harus hadir di tengah masyarakat. Santunan dan sholawat bersama ini wujud kepedulian kita kepada anak yatim, kaum duafa, sekaligus ikhtiar batin memohon keberkahan. Semoga membawa berkah untuk semua,” ujar Ainul Yakin.

Sementara itu, tuan rumah sekaligus Divisi Sosial, Bapak Nur Hasan, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh pengurus dan anggota. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar setiap bulan dengan jangkauan penerima manfaat yang lebih luas.

“Alhamdulillah semua pengurus kompak hadir. Ke depan kami upayakan santunan dan majelis sholawat ini bisa menjangkau lebih banyak lagi. Ini amanah organisasi yang harus kita jaga bersama,” ucap Nur Hasan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan anggota, keberkahan organisasi, serta kemajuan Pasuruan Raya. Suasana penuh kekeluargaan, gotong royong, dan nuansa religius sangat terasa sepanjang acara.

Redaksi//

Lenterapost.id 

(Imron.R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 
Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:15 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:15 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:08 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:48 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru