Jalan Rusak Parah di Desa Wotgaleh Dikeluhkan Warga, Diduga Anggaran Infrastruktur Tak Tepat Sasaran

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan –lenterapost.id| Kondisi jalan rusak parah di Desa Wotgaleh, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, menuai keluhan dari warga setempat maupun pengguna jalan dari luar daerah. Kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan para pengendara, Senin (30/3/2026).

Tim investigasi awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati kondisi jalan yang berlubang, tidak rata, serta membahayakan pengguna jalan. Sejumlah warga mengaku sudah lama merasakan dampak buruk dari kerusakan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya setiap hari lewat sini merasa tidak nyaman. Jalannya rusak sudah lama sekali, tapi tidak pernah diperbaiki,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga Desa Wotgaleh juga mempertanyakan transparansi dan realisasi anggaran desa, khususnya yang bersumber dari pemerintah pusat. Mereka menilai, anggaran yang seharusnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur justru tidak terlihat hasilnya di lapangan.

“Katanya ada anggaran dari pusat untuk desa, tapi kenapa jalan di sini masih rusak begini? Sudah bertahun-tahun tidak ada perbaikan,” tambah warga lainnya.

Kondisi ini memunculkan kritik tajam terhadap pemerintah desa maupun instansi terkait di tingkat kecamatan dan kabupaten. Masyarakat menilai adanya kelalaian dalam pengelolaan anggaran dan kurangnya respons terhadap keluhan warga.

Padahal, anggaran desa yang berasal dari pajak dan dana pemerintah seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat luas, termasuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan.

Warga berharap pemerintah setempat tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan nyata. Mereka mendesak adanya perbaikan jalan secepatnya demi kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jalan ini sangat penting untuk aktivitas warga,” ungkap warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai rencana perbaikan jalan tersebut.

Penulis (Ga)
Tim/Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DIDUGA ADA KEJANGGALAN ANGGARAN PEMBANGUNAN GORONG-GORONG DI DESA BALONGTUNJUNG, APH DAN INSPEKTORAT DIMINTA TURUN TANGAN
PROYEK OVERLAY JALAN MASTRIP JOMBANG DIKEBUT, PUBLIK DIMINTA AWASI KETAT KUALITAS PEKERJAAN DAN MATERIAL HASIL KERUKAN
Ayah Rehana Resmi Laporkan Rudi ke Polres Pamekasan, Diduga Bawa Kabur Anak di Bawah Umur
Diduga kencing Minyak Goreng Ilegal di Bawah Tol Desa Lebani Waras wringinanom Aktivitas Transaksi Dilakukan Sembunyi-Sembunyi
Hak Bantah Kuasa hukum PT SKL
Jalan Desa Glindah Tengah Rusak Parah, Dana Desa Dipertanyakan: Pemerintah Kecamatan Kedamean dan Inspektorat Diminta Turun Tangan
Penjual rokok ilegal di jl wringinAnom secara terbuka menggelar lapaknya, diduga sudah kebal hukum APH setempa tutup mata
Tebang Pilih di Langit Biru Ketika Warakawuri Digusur, Keadilan Ikut Dikemas dalam Kardus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:14 WIB

DIDUGA ADA KEJANGGALAN ANGGARAN PEMBANGUNAN GORONG-GORONG DI DESA BALONGTUNJUNG, APH DAN INSPEKTORAT DIMINTA TURUN TANGAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:08 WIB

PROYEK OVERLAY JALAN MASTRIP JOMBANG DIKEBUT, PUBLIK DIMINTA AWASI KETAT KUALITAS PEKERJAAN DAN MATERIAL HASIL KERUKAN

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:27 WIB

Ayah Rehana Resmi Laporkan Rudi ke Polres Pamekasan, Diduga Bawa Kabur Anak di Bawah Umur

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:48 WIB

Diduga kencing Minyak Goreng Ilegal di Bawah Tol Desa Lebani Waras wringinanom Aktivitas Transaksi Dilakukan Sembunyi-Sembunyi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Hak Bantah Kuasa hukum PT SKL

Berita Terbaru