Tegas di FGD GMNI, Hj. Ansari Janji Kawal Tuntas Korban Kekerasan Seksual dan Audit SOP Pesantren

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN (lenterapost.id) – Anggota DPR RI Komisi VIII Hj. Ansari tampil tegas saat menjadi narasumber Forum Group Discussion (FGD) PC GMNI Pamekasan, Rabu, 6 Mei 2026. Ia berjanji mengawal langsung penanganan korban kekerasan seksual hingga tuntas dan mendorong audit total SOP pondok pesantren se-Indonesia.

Di hadapan kader GMNI dan peserta FGD, Hj. Ansari menyebut kasus kekerasan seksual sudah darurat. Ia tidak mau ada lagi penanganan yang setengah-setengah.

“Undang-undang sudah jelas. Sebagai Komisi VIII, saya wajib melindungi anak dan semua korban. Jangan sampai mental dan masa depan mereka hancur karena kita abai,” tegas Hj. Ansari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Legislator dari Dapil Madura itu mengungkapkan, korban kekerasan seksual di Pamekasan tidak hanya satu orang. Karena itu ia mendesak advokasi dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Polres, dan penegak hukum.

“Penanganannya harus dari hulu ke hilir. Hukum jalan, pemulihan korban juga jalan. Ini tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Tak berhenti di korban, Hj. Ansari juga menyoroti sistem di lingkungan pesantren. Ia berencana menggandeng Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk mengevaluasi seluruh kegiatan pendidikan di pesantren.

“Semua SOP, SDM, sampai pola pengasuhan di pesantren harus diaudit. Negara harus hadir mencegah kekerasan seksual sejak dini,” kata Hj. Ansari.

Ia juga menekankan pentingnya literasi digital. Menurutnya, arus digitalisasi tidak bisa dibendung sehingga masyarakat harus dibekali edukasi agar bijak bermedia sosial dan terhindar dari konten asusila.

“FGD seperti yang digelar GMNI ini penting. Jadi pembelajaran agar kasus serupa bisa kita tekan, tidak hanya di Madura tapi seluruh Indonesia,” tambahnya.

Ketua PC GMNI Pamekasan, Saifus Suhada, mendukung penuh langkah Hj. Ansari. Ia berharap kehadiran Anggota DPR RI itu membuat kasus di Pamekasan jadi atensi nasional.

“Kami percaya Ibu Hj. Ansari bisa menggerakkan semua pihak terkait. Kondisi ini memang tidak boleh dibiarkan,” ucap Saifus.

Ia menambahkan, GMNI siap mengawal bersama agar pencegahan dan pemulihan korban benar-benar dijalankan. “Ini tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

Reporter : Rindi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang
Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama
Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi
Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Ungkap Kasus Pencurian Toko Emas “Jakarta”: Satreskrim Polres Pamekasan Gulung Jaringan Copet Lintas Provinsi
Momen Bersejarah! 12 Advokat PERSADIN Resmi Disumpah, Siap Bela Hak dan Keadilan Masyarakat
Dunia Pendidikan Pamekasan Memanas, Dugaan Penyekapan Siswa Asrama di SMK Kesehatan Nusantara Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:49 WIB

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WIB

Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:23 WIB

Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Berita Terbaru