Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan (lenterapost.id) – Malam di Desa Ambat, Dusun Semaling, Kecamatan Tlanakan, tiba-tiba berubah jadi panggung rasa. Bara arang menyala, asap putih mengepul, dan aroma sate daging qurban menusuk udara. Di halaman kediaman Al Wafa, Ketua Bidang Advokasi IWO PD Pamekasan, insan pers Pamekasan kompak gelar pesta sate Idul Adha 1447 H, Kamis malam 29 /2026.

Kipas angin merah meraung, jadi “blower” darurat yang menghidupkan bara. Tusuk bambu berjejer di atas tungku sederhana. Satu sisi sate mentah antri menunggu giliran, sisi lain sudah kecoklatan dan siap dilahap. Nampan hijau dan merah jadi saksi bisu, sate datang dan pergi silih berganti.

Dari foto terlihat 5 orang melingkar. Ada yang serius membolak-balik sate, ada yang angkat tusuk ke kamera sambil senyum dan jempol. Nggak ada meja mewah, nggak ada kursi empuk. Cuma paving, kerikil, dan semangat kebersamaan yang bikin suasana makin panas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Al Wafa membuka rumahnya tanpa sekat. “Rumah wartawan ya harus jadi rumah bersama. Daging qurban barokah, kalau dinikmati bareng rasanya dobel nikmatnya,” ujarnya sambil meniup bara yang sempat padam.

Canda tawa meledak tiap ada sate yang gosong sebelah. Ada yang teriak “kipasnya kurang kenceng!”, ada yang balas “yang penting kebersamaannya yang nyala!”. Di tengah kesibukan itu, obrolan mengalir bebas: dari isu daerah sampai rencana liputan ke depan.

Bagi IWO PD Pamekasan, malam itu bukan sekadar bakar-bakar. Ini ritual pelepas penat setelah kerja jurnalistik seharian. Dari balik kamera dan laptop, mereka duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, sama-sama jadi tukang sate dadakan.

Ketua IWO PD Pamekasan Dyah Heny Andrianty ikut larut dalam kehangatan itu. Ia menegaskan, bara yang menyala malam ini harus jadi bara semangat organisasi.

“Malam ini buktinya, kita solid bukan cuma di tulisan berita. Saya harap kekompakan ini terus menyala. Dengan bara yang sama, kita jaga independensi, kuatkan kontrol sosial, dan kawal Pamekasan biar makin maju,” tegas Heny.

Saat malam makin larut dan sate terakhir habis, yang tersisa bukan cuma abu arang. Tapi energi baru, tawa yang masih menggema, dan janji untuk terus menjaga silaturahmi. Karena buat IWO PD Pamekasan, sate boleh habis, tapi solidaritas nggak boleh padam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang
Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi
Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Ungkap Kasus Pencurian Toko Emas “Jakarta”: Satreskrim Polres Pamekasan Gulung Jaringan Copet Lintas Provinsi
Momen Bersejarah! 12 Advokat PERSADIN Resmi Disumpah, Siap Bela Hak dan Keadilan Masyarakat
Dunia Pendidikan Pamekasan Memanas, Dugaan Penyekapan Siswa Asrama di SMK Kesehatan Nusantara Jadi Sorotan
Vonis Tipikor Belum Sentuh Aktor Utama, Kasus Korupsi Lapen Sampang Kembali Memanas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:49 WIB

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WIB

Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:23 WIB

Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Berita Terbaru