Oknum Ormas Sukadiri Lindungi Obat Keras, Ancam Pukul dan Gorok Awak Media di Kali Hitam!

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang // lenteraoat.id Ijin lapor Komandan, ini temuan yang sungguh mencengangkan dan tak masuk akal. Seorang oknum organisasi kemasyarakatan (Ormas) di wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, justru bertindak seolah menjadi penguasa hukum sendiri demi melindungi bisnis obat keras terlarang golongan G (Tramadol dan Exsimer).Berdasarkan data dan bukti yang kami himpun, sosok bernama Kenken, anggota Ormas Sukadiri, diketahui bertindak sebagai pelindung utama atau “membekcap” lokasi penjualan obat-obatan haram tersebut yang berpusat di kawasan pinggir Kali Hitam. Namun yang paling membuat publik bergidik adalah cara ia mengancam siapa saja yang berani mengganggu kegiatan kotor itu. Sabtu (16/5/26)

Keberanian Kenken melawan hukum sudah bukan rahasia lagi, bahkan ia tak segan-segan memamerkan arogansinya ke khalayak luas. Secara terang-terangan, ia membuat dan mengunggah sebuah video rekaman sendiri, di mana di dalamnya ia melontarkan ancaman kekerasan yang sangat serius kepada awak media.

Dalam unggahan video yang menyebar luas itu, dengan nada mengancam dan sikap preman, Kenken dengan lantang berteriak: “SIAPAPUN MEDIA YANG BERANI MENGGANGGU KEGIATAN KAMI, AKAN KU PUKUL SAMPAI JATUH!”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayangkan, ancaman pemukulan dan kekerasan fisik itu tidak disampaikan secara sembunyi, melainkan direkam, diunggah, dan disebarkan secara terbuka! Ini adalah bukti nyata bahwa ia merasa benar-benar kebal hukum, yakin bahwa perlindungan yang dimilikinya membuat ia bebas berbuat apa saja, termasuk mengancam nyawa orang yang hanya menjalankan tugas kontrol sosial.

Ini adalah penghinaan langsung terhadap Aparat Penegak Hukum (APH). Bagaimana mungkin oknum yang jelas-jelas melindungi peredaran obat terlarang, justru berani memproduksi dan menyebarkan video ancaman kekerasan tanpa rasa takut sedikitpun? Apakah hukum di wilayah ini sudah mati?

Awak media tidak akan diam dan takut oleh aksi pamer kekuatan premanisme ini! Kami tegaskan dengan tegas: AKAN ADA TINDAKAN TEGAS! Seluruh bukti, termasuk file video unggahan ancaman tersebut, sudah kami amankan dan akan segera kami laporkan secara resmi ke pihak kepolisian, instansi pembina ormas, dan seluruh pihak berwenang.

Kami pertanyakan: Siapa yang memberi izin Kenken bertindak sewenang-wenang? Apakah ia bertindak sendiri, atau ada kekuatan besar di belakangnya yang memberinya nyali untuk mengancam lewat video seperti ini?

Kami menunggu tindakan nyata Komandan dan seluruh jajaran APH. Jangan biarkan Sukadiri, khususnya kawasan Kali Hitam, menjadi wilayah bebas hukum yang dikuasai preman yang berani mengancam lewat video. Tangkap pelakunya, amankan bukti videonya, dan berikan pelajaran tegas bahwa di negeri ini tidak ada tempat bagi pelindung obat keras dan pengancam kebebasan pers!

Redaksi//

Lenterapost.id 

Investigasi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
PRESTASI TINGKAT NASIONAL: KOTA BITUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA PENGENDALIAN INFLASI SE-INDONESIA, BUKTI KINERJA UNGGUL PEMERINTAH DAERAH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:15 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:08 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:15 WIB

“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .

Berita Terbaru