WARGA DUSUN DUMPIL KALANGDOSARI KECAMATAN NGARINGAN KEWA: JANJI PERBAIKAN JALAN OLEH BUPATI GROBOGAN DINILAI TAK TEPATI  

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN //  Kondisi infrastruktur jalan di Dusun Dumpil, Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, kembali menjadi sorotan tajam warga. Terpantau pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026, keadaan jalan di wilayah tersebut terlihat sangat memprihatinkan. Sisa-sisa hujan yang turun sejak semalam membuat badan jalan berubah menjadi berlumpur, becek, dan banyak genangan air yang menggenang di sepanjang ruas jalan.Kondisi tersebut sangat menyulitkan aktivitas warga sehari-hari. Bagi masyarakat yang hendak melintas, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki, seolah tidak memiliki pilihan lain karena tidak ada jalur alternatif atau jalan lain yang kondisinya lebih baik. Warga terpaksa harus berjuang melewati jalan yang rusak, licin, dan penuh lumpur tersebut setiap hari.

Melihat kondisi yang tak kunjung membaik ini, salah satu warga setempat menyampaikan kekecewaan yang mendalam sekaligus menagih janji yang pernah disampaikan Bupati Grobogan, Setiyo Hadi. Menurut warga tersebut, sebelum menjabat sebagai Bupati, Setiyo Hadi kerap menyampaikan janji-janji manis terkait perbaikan jalan dan peningkatan fasilitas umum di wilayah ini guna menunjang kenyamanan warga.

Namun nyatanya, hingga detik ini atau setelah Bapak Bupati resmi menjabat, janji-janji tersebut dinilai belum ada buktinya dan justru sebaliknya, seolah terlupakan begitu saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dulu sebelum terpilih menjadi Bupati Grobogan, Pak Setiyo Hadi pernah berjanji akan memperhatikan dan memperbaiki kondisi jalan di wilayah kami ini. Kami warga Dusun Dumpil sangat berharap janji itu ditepati. Tapi kenyataannya sampai sekarang, jalan ini belum ada perhatian sedikit pun dari Pemerintah Kabupaten Grobogan. Janji itu terasa angin lalu saja,” ungkap warga dengan nada kecewa.

Masyarakat menilai, kondisi jalan yang rusak parah, berlumpur, dan tergenang air saat hujan adalah bukti nyata minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap wilayah mereka. Padahal, jalan merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama warga untuk beraktivitas, bertani, maupun bersekolah.

Kekecewaan warga semakin memuncak mengingat janji perbaikan jalan tersebut merupakan salah satu poin yang sangat diharapkan masyarakat saat pemilihan kepala daerah lalu. Kini, warga berharap keluhan dan suara mereka didengar, serta meminta agar janji yang pernah disampaikan itu segera direalisasikan, demi kenyamanan dan kelancaran hidup masyarakat Dusun Dumpil, Desa Kalangdosari, Kecamatan Ngaringan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas terkait maupun Pemerintah Kabupaten Grobogan mengenai keluhan dan kekecewaan yang disampaikan warga ini.

Redaksi//

Lenterapost.id 

Investigasi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya
Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
PRESTASI TINGKAT NASIONAL: KOTA BITUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA PENGENDALIAN INFLASI SE-INDONESIA, BUKTI KINERJA UNGGUL PEMERINTAH DAERAH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:15 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:08 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

YBH PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:15 WIB

“Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif”  .

Berita Terbaru