“Hak Warga Miskin Diduga Dirampas, Dugaan Pemotongan PKH Mengguncang Blu’uran”

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (lenterapost.id) – Isu tak sedap kembali mencuat dan memicu keresahan serius di tengah masyarakat Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) mengaku menjadi korban dugaan pemotongan dana bantuan sosial dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp100 ribu, Rp200 ribu, bahkan lebih. Dugaan tersebut mencuat pada Rabu (24/12/2025) dan langsung menyita perhatian publik.

Keluhan datang dari beberapa KPM yang merasa dana bantuan yang mereka terima tidak utuh dan jauh dari hak yang seharusnya diterima. Lebih memprihatinkan, sebagian penerima mengaku diminta menyerahkan sejumlah uang tanpa dasar hukum maupun penjelasan resmi. Sementara itu, tidak sedikit warga memilih bungkam lantaran takut bantuan sosial mereka dicoret atau dihentikan.

“Katanya untuk keperluan tertentu, tapi tidak pernah ada penjelasan jelas. Ada yang dipotong Rp100 ribu, ada juga Rp200 ribu, bahkan lebih,” ujar salah satu KPM dengan nada cemas, sembari meminta identitasnya dirahasiakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terhadap mekanisme penyaluran bantuan sosial di tingkat desa. Pasalnya, PKH merupakan program nasional yang penyalurannya diatur secara ketat oleh pemerintah pusat dan secara tegas melarang segala bentuk pungutan, potongan, maupun permintaan uang dalam alasan apa pun.

Saat dikonfirmasi, pendamping PKH Desa Blu’uran berinisial G membantah mengetahui adanya praktik pemotongan dana bantuan tersebut. Melalui sambungan telepon WhatsApp, ia menegaskan bahwa perannya hanya sebatas melakukan pendampingan dan menyampaikan informasi pencairan bantuan kepada KPM.

“Saya tidak tahu kalau ada pemotongan, Mas. Tugas saya kalau bantuan cair hanya menginformasikan lewat grup WhatsApp KPM,” ujarnya singkat, Selasa (23/12).

Namun, bantahan tersebut belum mampu meredam kegelisahan warga. Dugaan pemotongan dana PKH dinilai sebagai persoalan serius yang menyentuh langsung hak masyarakat miskin dan rentan. Jika dibiarkan, praktik semacam ini berpotensi mencederai tujuan utama program bantuan sosial sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.

Masyarakat pun mendesak agar persoalan ini tidak berhenti pada klarifikasi sepihak semata. Warga meminta aparat penegak hukum serta instansi terkait turun tangan, melakukan penelusuran secara terbuka, objektif, dan transparan. Jika terbukti ada oknum yang bermain di balik dugaan pemotongan dana PKH, masyarakat menuntut agar hak KPM dikembalikan sepenuhnya dan pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kini, pertanyaan besar pun mengemuka di ruang publik:

siapa sebenarnya aktor di balik dugaan pemotongan dana PKH di Desa Blu’uran?

Aparat penegak hukum dan instansi berwenang ditantang untuk hadir, bertindak tegas, dan menjawab kegelisahan masyarakat agar keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang
Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama
Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi
Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Ungkap Kasus Pencurian Toko Emas “Jakarta”: Satreskrim Polres Pamekasan Gulung Jaringan Copet Lintas Provinsi
Momen Bersejarah! 12 Advokat PERSADIN Resmi Disumpah, Siap Bela Hak dan Keadilan Masyarakat
Dunia Pendidikan Pamekasan Memanas, Dugaan Penyekapan Siswa Asrama di SMK Kesehatan Nusantara Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:49 WIB

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WIB

Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:23 WIB

Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Berita Terbaru