“Legitimasi atau Prosedur? Peresmian Kafe di Pesisir Camplong Seret Nama Pemkab Sampang ke Pusaran Kontroversi”

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (lenterapost.id) – Peresmian Asmaraloka Cafe di kawasan pesisir Desa Sejati, Kecamatan Camplong, oleh Wakil Bupati Sampang bersama unsur DPRD, Koramil, dan Polsek Camplong memantik gelombang kritik keras dari kalangan aktivis.

Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) menilai seremoni yang melibatkan pejabat daerah dan aparat keamanan tersebut justru memunculkan kesan adanya legitimasi kekuasaan terhadap usaha yang legalitas lahan dan perizinannya masih dipertanyakan.

Ketua GASI, Achmad Rifa’i, menegaskan bahwa polemik ini bukan semata soal berdirinya bangunan usaha, melainkan menyangkut prinsip tata kelola wilayah pesisir yang seharusnya tunduk pada regulasi ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kami soroti bukan sekadar bangunan atau usahanya, tetapi dasar legalitasnya. Wilayah pesisir bukan ruang bebas yang bisa dimanfaatkan tanpa kepastian izin tata ruang laut, izin reklamasi, maupun kejelasan status lahan. Jika prosedur belum tuntas tetapi sudah diresmikan pejabat, publik tentu bertanya: yang didahulukan aturan atau kekuasaan?” tegas Rifa’i.

Sorotan menguat setelah muncul dugaan bahwa kafe tersebut berdiri di atas kawasan hasil reklamasi yang menurut sejumlah informasi masih berstatus tanah negara. Di sisi lain, bangunan permanen telah berdiri kokoh dan bahkan diresmikan secara terbuka oleh pejabat daerah bersama unsur keamanan.

Kondisi ini memunculkan persepsi publik bahwa aparat dan pejabat terkesan “pasang badan” terhadap aktivitas usaha yang legalitasnya belum sepenuhnya transparan. Situasi tersebut dinilai berpotensi menciptakan preseden buruk dalam tata kelola pesisir, sekaligus memperlemah wibawa regulasi yang selama ini digaungkan pemerintah daerah.

Tak hanya soal izin reklamasi dan status lahan, aspek pajak serta kontribusi terhadap pendapatan daerah juga ikut menjadi perhatian. Rifa’i menilai, apabila dasar pemanfaatan ruang laut belum jelas, maka operasional usaha komersial di atasnya berisiko memunculkan polemik administratif hingga implikasi hukum di kemudian hari.

“Pemerintah seharusnya hadir sebagai pengawas dan penegak aturan, bukan justru tampil dalam seremoni yang bisa ditafsirkan sebagai bentuk pembenaran sebelum semua aspek legal dipastikan tuntas,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Wakil Bupati Sampang, Ra Mahfudz—yang akrab disapa Lora Wabup—belum memberikan klarifikasi terkait status izin reklamasi, legalitas lahan, maupun dasar peresmian di kawasan pesisir tersebut. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat belum mendapat tanggapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang
Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama
Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi
Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Ungkap Kasus Pencurian Toko Emas “Jakarta”: Satreskrim Polres Pamekasan Gulung Jaringan Copet Lintas Provinsi
Momen Bersejarah! 12 Advokat PERSADIN Resmi Disumpah, Siap Bela Hak dan Keadilan Masyarakat
Dunia Pendidikan Pamekasan Memanas, Dugaan Penyekapan Siswa Asrama di SMK Kesehatan Nusantara Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:49 WIB

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WIB

Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:23 WIB

Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Berita Terbaru