Merasa “Diprank”, SMKN 1 Sampang Tolak Penyaluran MBG

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang (lenterapost.id) – Polemik penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang kembali mencuat. Kali ini terjadi di SMKN 1 Sampang yang berlokasi di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Senin (16/3/2026)

Pihak sekolah menyatakan penolakan terhadap penyaluran MBG setelah merasa dipermainkan oleh pihak penyelenggara distribusi. Pasalnya, sebelumnya pihak sekolah telah menerima informasi dari SPPG Sampang Dalpenang bahwa MBG akan disalurkan pada pukul 09.00 WIB. Namun hingga waktu yang ditentukan, makanan yang dijanjikan tidak kunjung datang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak pagi hari, para siswa SMKN 1 Sampang sudah menunggu dengan penuh harapan untuk menerima program tersebut. Akan tetapi hingga menjelang siang, distribusi MBG tak kunjung terealisasi.

Sementara itu Kaspek SMKN 1 saat dikonfirmasi oleh tim Media menyampaikan bahwa kondisi tersebut membuat pihak sekolah merasa seolah “diprank” oleh pihak penyalur.

“Sekolah merasa diprank. Kami diminta mengambil MBG jam 9 pagi, tapi ternyata tidak datang. Saat ditanya kepala sekolahnya kapan MBG datang, dijawab belum tahu kapan,” ujarnya.

Karena para siswa sudah terlanjur pulang setelah menunggu cukup lama, pihak sekolah akhirnya mengambil langkah untuk menutup akses masuk sekolah.

“Karena siswa sudah pulang, akhirnya pihak sekolah menutup dan mengunci pagar sekolah,” tambahnya.

Peristiwa ini menimbulkan kekecewaan di kalangan siswa yang sebelumnya berharap mendapatkan program MBG tersebut. Pihak sekolah berharap ke depan koordinasi terkait penyaluran program dapat dilakukan lebih jelas dan tepat waktu agar tidak menimbulkan harapan yang berujung kekecewaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Sampang Dalpenang yang dinaungi oleh Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Grup.,terkait keterlambatan maupun tidak terealisasinya penyaluran MBG di SMKN 1 Sampang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang
Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama
Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi
Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Ungkap Kasus Pencurian Toko Emas “Jakarta”: Satreskrim Polres Pamekasan Gulung Jaringan Copet Lintas Provinsi
Momen Bersejarah! 12 Advokat PERSADIN Resmi Disumpah, Siap Bela Hak dan Keadilan Masyarakat
Dunia Pendidikan Pamekasan Memanas, Dugaan Penyekapan Siswa Asrama di SMK Kesehatan Nusantara Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:49 WIB

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WIB

Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:23 WIB

Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Berita Terbaru