“Polres Sumenep Tetapkan 5 Tersangka Kasus Solar Subsidi, Dua Oknum Wartawan Ikut Terseret”

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep (lenterapost.id) – Dinamika penanganan kasus dugaan peredaran solar ilegal di Kabupaten Sumenep memasuki babak baru. Setelah sebelumnya ramai desakan publik agar aparat bertindak tegas terhadap mafia BBM bersubsidi, kini penetapan lima tersangka oleh Polres Sumenep justru menyeret dua oknum wartawan berinisial E dan S.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya, termasuk seorang operator SPBU di wilayah Sumenep. Penetapan ini menjadi sorotan karena sebelumnya sejumlah pihak—termasuk oknum yang kini terseret—disebut-sebut kerap mendesak aparat agar membongkar praktik mafia BBM ilegal di daerah tersebut.

Kasus ini pun dinilai publik sebagai “senjata makan tuan”. Desakan agar aparat menindak tegas mafia BBM kini berbalik arah, ketika proses penyelidikan dan penyidikan justru mengarah pada pihak-pihak yang sebelumnya vokal bersuara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat dan Aktivis Sumenep, mengapresiasi langkah tegas aparat. Ia menilai keberanian penegak hukum menetapkan tersangka menunjukkan bahwa hukum tidak boleh tunduk pada tekanan atau opini.

“Kami mengapresiasi kinerja Polres Sumenep. Siapa pun yang terlibat harus diproses. Ini bukti hukum tidak boleh tebang pilih dan tidak boleh kalah oleh praktik yang merugikan rakyat kecil,” tegasnya.

Menurutnya, praktik penyalahgunaan solar subsidi bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan kejahatan yang berdampak langsung pada nelayan, petani, dan pelaku UMKM yang bergantung pada BBM bersubsidi.

“BBM subsidi itu hak wong cilik. Jika diselewengkan, dampaknya luas. Penegakan hukum harus transparan dan tuntas agar memberi efek jera,” tambahnya.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik lantaran isu mafia BBM ilegal di Sumenep kerap mencuat. Berbagai desakan kepada aparat agar segera bertindak sempat menguat. Namun kini, dengan ditetapkannya lima tersangka—termasuk dua oknum wartawan—arah pemberitaan dan opini publik berubah tajam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel lenterapost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang
Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama
Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi
Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan
Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP
Ungkap Kasus Pencurian Toko Emas “Jakarta”: Satreskrim Polres Pamekasan Gulung Jaringan Copet Lintas Provinsi
Momen Bersejarah! 12 Advokat PERSADIN Resmi Disumpah, Siap Bela Hak dan Keadilan Masyarakat
Dunia Pendidikan Pamekasan Memanas, Dugaan Penyekapan Siswa Asrama di SMK Kesehatan Nusantara Jadi Sorotan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:49 WIB

Delapan Kali WTP, Satu Polemik yang Terus Membayangi Pemkab Sampang

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:58 WIB

Idul Adha Menyala di Ambat: IWO PD Pamekasan Bakar Sate Qurban, Soliditas Terbakar Bersama

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:52 WIB

Travel Umrah Murah indikasi Tipu Jamaah Asal Pamekasan, Uang Ratusan Juta Raib, Pelaku Akhirnya Dibekuk Polisi

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:23 WIB

Senam Anak Indonesia Hebat SDN Duko Timur 1 Sukses Meriahkan Senam Akbar di Stadion Pamekasan

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:48 WIB

Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Berita Terbaru